Tuesday, September 11, 2012

WHUDLU'

أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله
 WHUDLU'

Ialah membersihkan diri sebelum menunaikan shalat

  1. Niat

  2. Membasuh Muka

  3. Membasuh Tangan

  4. Membasuh Kepala

  5. Membasuh Telinga

  6. Membasuh Kaki

  7. Tertib

Hakekat Niat dalam Wuduk : ialah

“tiada wujud pada diriku hanya Allah semata”

Jadi Kita Mengisbatkan Hidup Kita, Ilmu Kita, Pandangan Kita, Penglihatan, Kuasa Kita, Kata-Kata Kita Semuanya Adalah Hak Allah Semata. (Ia Haiyun, Ia Alimun, Ia Sami’un, Ia Basirun, Ia Kadirun, Ia Maridun, Ia Mutakalimun Bil Hakki Illallah).

Hakekat    Membersihkan Muka dalam wuduk ialah :

Membuang semua sifat : sombong angkuh, kemuliaan, kebesaran,yang ada pada diri manusia.

Hakekat    Membasuh Tangan dalam wuduk ialah :

Membuang semua sifat-sifat aku berkuasa, aku orang kuat dan aku orang besar.

Hakekat    Membasuh Kepala dalam wuduk ialah :

Membersihkan segala fikiran dari segala urusan dunia

Hakekat    Membasuh Telinga dalam wuduk ialah :

Membersih segala pendengaran dari hal-hal yang tidak perlu

Hakekat    Membasuh Kaki dalam wuduk ialah :

Kita harus membetulkan perjalanan kita hanya untuk satu tujuan yaitu : “Allah SWT” semata.

 

RUKU SHALAT ADA 13 PERKARA :

  1. NIAT

  2. BERDIRI BAGI YANG MAMPU

  3. TAKBIRATUL IKHRAM

  4. MEMBACA AL-FATEHAH

  5. RUKU’

  6. I’TIDAL

  7. SUJUD

  8. DUDUK ANTARA DUA SALAM

  9. DUDUK PADA TASYAHUD AKHIR

  10. MEMBACA TASYAHUD AKHIR

  11. MEMBACA SHALAWAT NABI

  12. SALAM

  13. TERTIB

Yang membatalkan shalat ada 12 perkara
  1. Sengaja berbicara

  2. Bergerak yang bukan gerakan shalat berturut-turut sebanyak 3x

  3. Berhadats kecil atau besar

  4. Terkena najis

  5. Terbukanya aurat dengan sengaja

  6. Berubah niat

  7. Membelakangi kiblat

  8. Makan atau minum dengan sengaja walaupun sedikit

  9. Tertawa terbahak-bahak

  10. Murtad

  11. Meninggalkan salah satu rukun dengan sengaja

  12. Mendahului imam sebanyak 2 rukun

 

Hakekat rukun sembahyang 13 pekara ialah :

Mengandung makna hakekat sendi-sendi besar yang bergerak pada tubuh manusia :

  1. Sendi tengkok

  2. Sendi bahu kanan

  3. Sendi lengan kanan

  4. Sendi tangan kanan

  5. Sendi bahu kiri

  6. Sendi bahu kiri

  7. Sendi tangan kiri

  8. Sendi paha kanan

  9. Sendi paha kiri

  10. Sendi lutut kanan

  11. Sendi kaki kanan

  12. Sendi kaki kiri

  13. Sendi lutut kiri

 

Niat sembahyang dibagi empat :

  1. NIAT BASITAH

  2. NIAT TAUZI’IYAH

  3. NIAT HURUFIYAH

  4. NIAT KAMALIYAH

 

NIAT YANG 4 INI DIBAGI LAGI MENJADI 2 BAGIAN :

2 NIAT YANG BATAL DAN 2 NIAT YANG SAH

NIAT YANG BATAL

  1. NIAT BASITAH ARTINYA TERHAMPAR, MULAI DARI USSHALLI KEMUDIAN DIARTIKAN DIDALAM HATI.

  2. NIAT TAUZI’IYAH IALAH MENGARTIKAN DALAM SATU KALIMAT.

CONTOH : USSALLI FARDAL JUHRI ARBA‘A RAKA ATIN LILLAHI TA’ALA (TIDAK DIARTIKAN DIDALAM HATI)

 

NIAT YANG SAH

1). NIAT HURUFIYAH IALAH : MENGHADIRKAN ZAT SHALAT DAHULU SEDIKIT SEBELUM TAKBIRATUL IKHRAM.

NIAT HURUFIYAH INI ADA 3 :

  • DANI YAITU ROH TABI’I

  • USTO YAITU ROH ‘IDAFI

  • KASUI YAITU ROH RABBANI YANG LEBIH TINGGI DARI DANI DAN USTO

2). NIAT KAMALIYAH YAITU : YAITU NIAT PARA NABI, WALI ARTINYA : MULAILAH NIAT YANG SAH ITU ITU HURUF ALIF ALLAH DAN DIAKHIRI DENGAN ALLAHU AKBAR.

DALIL YANG MENDUKUNG 2 NIAT YANG SAH :

  1. AWALUDIN MA’RIFATULLAH
    AWAL AGAMA MENGENAL ALLAH

  2. LAYASUL SHALAT ILLA BIN MA’RIFATULLAH
    TIDAK SYAH SHOLAT TANPA MENGENAL ALLAH

  3. MAN ARAFA NAFSAHU FAKAT ARAFA RABBAHU
    BARANG SIAPA MENGENAL DIRINYA DIA AKAN MENGENAL TUHANNYA

  4. ALASTUBIRAFBIKUM QOLU BALA SYAHIDENA
    BUKANKAH AKU INI TUHANMU ? BETUL ENGKAU TUHAN KAMI, KAMI MENJADI SAKSI (Q.S AL-‘ARAF 172)

  5. AL INSAANU SIRRI WA ANNA SIRRUHU
    MANUSIA ITU RAHASIAKU DAN AKULAH RAHASIANYA

  6. WAFI AMFUSIKUM AFALA TUB SIRUUN
    AKU ADA DI DALAM JIWAMU MENGAPA KAMU TIDAK MEMPERHATIKAN

  7. WANAHNU AKRABI MIN HABIL WARIZ
    AKU LEBIH DEKAT DARI URAT NADI LEHERMU

  8. LAA TAK BUDU RABBANA LAM YARAH
    AKU TIDAK AKAN MENYEMBAH ALLAH BILA AKU TIDAK MELIHATNYA LEBIH DAHULU

  9. WAKALBUL MU’MININ BAITULLAH
    JIWA ORANG MU’MIN ITU RUMAHNYA ALLAH

 

INNA AURAMA YANJURU MIN’AKMALIHIS SHALAT

PA’IN ZAJAT LAHU NUJIRA FISA IRI AKMALIHI

WAINLAM TAJUD LAHU YANJURU FISAI IN MIN AKMALIHI BAKDA

ARTINYA :

SESUNGGUHNYA YANG MULA-MULA DILIHAT OLEH ALLAH DARI AMAL PERBUATAN ANAK MANUSIA ADALAH SHALATNYA.

APABILA SHALATNYA SEMPURNA DITERIMALAH SHALATNYA ITU DENGAN AMAL-AMALNYA YANG LAIN.

JIKA SHALATNYA TIDAK SEMPURNA, MAKA DITOLAKLAH SHALATNYA ITU DENGAN AMAL-AMALNYA YANG LAIN.

(HADITS RIWAYAT HAKIM)

                                                                                                                                         

YAKTI ALANNAASI ZAMANU YUSALLUUNA WALA YUSALLUUN.

ARTINYA : AKAN DATANG KEPADA MANUSIA SUATU ZAMAN, BANYAK YANG SHALAT PADAHAL SEBENARNYA MEREKA TIDAK SHALA.(H.R. AHMAD)

                                                                                                                                         

PAWAILUL LIL MUSALLIN

MAKA CELAKALAH BAGI ORANG-ORANG YANG SHALAT.

ALLAZINAHUM AN SHALATIHIM SAHUN

ORANG-YANG LALAI DARI SHALATNYA

(Q.S. AL-MA’UN AYAT 4 DAN 5)

                                                                                                                                         

QAD AFLAHA MAN TAJAKKA, WAJA KARAS MARABBIHI FASHALLAH.

ARTINYA :

SESUNGGUHNYA BERBAHAGIALAH ORANG-ORANG YANG SELALU MENSUCIKAN DIRINYA.

DAN DIA INGAT NAMA TUHANNYA LALU IA SHALAT

(Q.S. AL-A’LA 14,15)

SHALAT 5 WAKTU BERASAL DARI HURUF : ALIF, LAM, HA, MIM, DAL

“ALHAMDU”

 

ALIF

SUBUH

SYAHADAT

ALLAH

NIAT

ALIF HA MATI

LAM

ZOHOR

SEMBAHYANG

API

BERDIRI

ALLAH

HA

ASAR

PUASA

ANGIN

RUKUK

MUHAMMAD

MIM

MAGHRIB

ZAKAT

AIR

SUJUD

ADAM

DAL

ISYA

HAJI

TANAH

DUDUK

HAWA

 

MASYA ALLAH KANA MINAL MUKMININ HAKKA

SEMOGA ALLAH MENJADIKAN AKU ORANG MUKMIN YANG SEBENARNYA

Post a Comment