Thursday, October 11, 2012

Kitab Akhir Zaman 4

أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله

Abad ke-XV Hijriiah adalah kebangkitan Islam, dengan adanya Petunjuk yang memperbaharui dan menyempurnakan yang sudah ada, menuju kesempurnaan Rahmatan lil ‘alamiin & Perdamaian Dunia, mereka tolak !.
Kebangkitan itu mereka ganti dengan bentuk dan corak kebangkitan Jahiliyah, yang membuat kerusakan di Bumi dengan perbuatan yang amat keji !.
Menggunakan simbol DAMAI dan memakai panji PERDAMAIAN, tetapi kenyataannya mereka tidak suka Damai dan merusak Perdamaian yang ada di Negara orang lain !.
Mereka hendak meng Islam kan Dunia didalam Jahiliyah !.
“ MUNGKINKAH, DUNIA AKAN DAMAI, DIBAWAH NAUNGAN KE KEJAMAN dan DIBAWAH PANJI keSERAKAHan yang meRUSAK ? “.
“ Mungkinkah DUNIA akan di DAMAIkan,dalam PENINDASAN dan dalam PENJAJAHAN ?”.
KeTentraman dan keDamaian yang terpaksa dan dipaksakan serta dalam ketakutan, dikarenakan kekejaman dan penindasan, adalah keDamaian dan keTentraman yang tidak nyaman, akibatnya kemajuan dibidang bidang ip-tek dan peradaban umat tidak dapat maju pesat, apalagi menjadi pelopor dibidang tersebut, karena kebebasan berpikir & kebebasan berpendapat terbelenggu, masyarakat amat takut mengeluarkan pendapatnya !.
Yang bebas hanyalah para Penguasanya, bebas dalam membungkam pendapat dan membelenggu kemerdekaan rakyat-nya !.
“OLEH KARENA-NYA, SEMUA BENTUK “PENJAJAH di-BUMI” HARUS DIHAPUSKAN ! “.
Tetapi DEMOKRASI yang melampaui batas dalam keBEBASan, juga dapat menimbulkan benturan-benturan dan kekacauan bagi masyarakat disuatu Bangsa dan Negara !.
Maka Bung Karno mencetuskan gagasan, yang terkenal pada saat itu dengan istilah “DEMOKRASI YANG TERPIMPIN”. Namun ini ditolak oleh mereka yang bergaris keras, karena itu sama artinya kembali pada sistim DIKTATOR !.
Demokrasi Liberalisme yang bebas tanpa batasan, adalah “Demokrasi-Liar”, jika ini terjadi di suatu Negara, maka apa gunanya HUKUM dan UNDANG-UNDANG diadakan ?.
Demokrasi-Liar berlaku di Negara-Hutan-Rimba, dimana yang terkuat memangsa yang lemah,yang diangkat sebagai Raja-Hutan adalah yang mempunyai kekuatan yang tak terkalahkan dan yang paling ditakuti , karena keganasan dan kekejamannya !.
Di zaman era orde-baru, pernah munculnya ide Demokrasi-Pancasila, tetapi amat disayangkan ide ini hanya berlangsung selama Presiden Soeharto masih berkuasa, begitu pak Harto lengser dari tachtah, maka lenyaplah Demokrasi-Pancasila, bersamaan dengan lenyapnya kekuasaan pak Harto.
“APAKAH DEMOKRASI JAHILIYAH YANG AKAN TAMPIL DI ZAMAN REFORMASI INI ? “.
KOMENTAR . :
Jelas Jahiliyah tidak mengenal Demokrasi, yang dikenalnya hanya Diktator dalam sistim Kerajaan dan sistim keKAISARan. Siapa saja yang beda pendapat apalagi menentang KAISAR , harus dihukum pancung alias harus dibinasakan atau harus tewas !.
Kalau Demokrasi Jahiliyah sudah dianut, maka muncullah apa yang disebut dengan “ PANCASILA model JAHILIYAH “.
“APAKAH PANCASILA model JAHILIYAH YANG AKAN TAMPIL, DI ZAMAN REFORMASI INI ? ”.
Apabila Bangsa ini tidak bertindak cepat, dalam mengatasi persoalan ideologi dan Jati-Diri Bangsa, maka sudah dapat dipastikan, akan lahirnya kembali kejayaan keKAISARan RAMSES atau dapat dipastikan akan lahirnya kembali “ KAISAR FIR’AUN di AKHIR-ZAMAN “ !.
Semua bayi laki-laki dibantai habis, dan tidak ada yang boleh setara apalagi hendak melebihi Sang Raja !.
Titah Raja harus dipatuhi, kalau tidak hukuman penggal-kepala sudahlah pasti !.
Semua rakyat, bekerja untuk Raja dan semua penghasilan adalah milik Raja, rakyat harus antri dalam menerima jata sandang & pangan di tempat-tempat yang sudah ditentukan !.
Raja bertindak seolah-olah dirinya adalah TUHAN !.
“RAJA MATI KEKENYANGAN, RAKYAT MATI KELAPARAN “.
Mengaku diri adalah TUHAN,tetapi menjadi tua,terkena penyakit dan kematian tak sanggup ditolaknya !.
SELAWAT ALAM-RAYA-SEMESTA . :
“ Wahai Yang Maha Kuasa dan semua makhluk yang tak memikul amanah maupun yang memikul amanah, dan yang mendapatkan Karunia dan Anugerah langsung dari TUHAN Yang Maha Tak Terjangkau, janganlah mengabulkan segala permintaan, keinginan dan cita-cita , yang akan berakibat kerusakkan, kejahatan dan derita bagi Alam-Raya-Semesta dengan segala isi-nya !. Tetapi kabulkanlah, segala permintaan, keinginan dan cita-cita yang dapat menimbulkan keselamatan, kedamaian, kemerdekaan, kebahagiaan dan bebas derita sejati dan abadi, menuju tahapan kesempurnaan dalam mengabdi padaMU,bagi Alam-Alam-Raya-Semesta dengan segala isi-nya.
“ A M I I N “.
Inilah Doa-Permohonan “RAHMATAN LIL ‘ALAMIIN”, yang lahir di Zaman Kali Yuga atau lahir di Akhir Zaman, sebagai penutup Catur-Yuga, guna bersiap-siap menjelang datangnya Pralaya atau KIAMAT !.
Permohonan yang tidak lagi demi kepentingan pribadi, keluarga, golongan, kaum dan bangsa tertentu, tetapi demi kepentingan semuanya tanpa kecuali, sebab semua ini adalah milik Maha PURUSA Yang Maha Tak Terjangkau, yang telah mengadakan “Yang Maha Pertama” dan “Yang Maha Akhir” !.
Hidup adalah iqra atau hidup ini adalah belajar dan belajar terus, sampai diAkhiraat sekalipun, sepanjang kehidupan dan akal pikiran sehat ilmiah masih berfungsi !.
Sebab pada Masa-Periode-Genap-Alam-Raya-Semesta, sekalian ROH, yang memiliki Derajad yang Tinggi disisi ALLAH jua-lah, yang dilibatkan keAhlian dan kePandaiannya, guna ikut serta menata ISI Alam-Raya-Semesta, pada Masa dimana Para ROH yang berDerajad-Tinggi disisi ALLAH, berKuasa atas sekalian Malaikat !.
Sudah barang tentu, kemajuan demi kemajuan dalam bidang Ilmu-Pengetahuan, teknologi dan keMuliaan budi luhur harus berkembang, agar dalam menata ISI Alam-Raya-Semesta, pada setiap Masa-Periode-Pergantian-Kekuasaan-Ganjil & Genap, antara MALAIKAT dan ROH jauh lebih baik dan kehidupan dapat lebih mencapai Bebas-Derita, dimana pada Puncaknya dapat mencapai dan menggapai . :
“ KEHIDUPAN BEBAS DERITA SEJATI DAN ABADI, ALAM-RAYA-SEMESTA dengan SEGALA ISINYA ! “.
Mereka yang rendah Ilmu-Pengetahuannya, akan diberikan tugas-tugas sesuai dengan batas Ilmu-Pengetahuan yang dimilikinya.
Sedangkan para Roh yang jahat terkena kurungan, dan mendapatkan pendidikan, hingga dapat mencapai keMuliaan budi pekerti, kemudian dilanjutkan memasuki pendidikan dibidang Ilmu-Pengetahuan & Technologi, menurut keahlian masing-masing. Setelah itu,mereka ditempat pada Negeri-Masa-Uji-Coba. Apabila mereka berhasil LULUS-UJIAN, barulah diberikan Jabatan, pada Masa-Periode-Genap-Kekuasaan-Didalam-Alam-Raya-Semesta !.
Maka demikian pula Masa-Pendidikan, juga terjadi terhadap sekalian Malaikat, sebagaimana yang dialami oleh para-ROH, hanya berbeda Masanya saja, karena sekalian Malaikat peristiwa serupa itu terjadi pada Masa-Periode-Ganjil-Pergantian-Kekuasaan-Didalam-Alam-Raya-Semesta.
Amat pentingnya Akhlakul-Karima atau keMuliaan Budi pekerti, keSabaran dan memahami serta menguasai Ilmu-Pengetahuan & Technologi dengan baik, benar, jujur dan disiplin, agar dalam Masa-Periode-Penciptaan Makhluk-Makhluk-Berbadan-Astral maupun Berbadan-Kasar, tidak terjadi kekeliruan apalagi terjadi ajang-balas-dendam dan tindakan kejahatan, yang dapat berakibat timbulnya DERITA yang bertambah parah, bagi sekalian ROH dan sekalian Malaikat yang diberikan Badan-Astral maupun Badan-Kasar.
“KIAMAT SELALU TERJADI, MANAKALA KESEMPURNAAN BELUM MENCUKUPI & PENDERITAAN SUDAH TAK TERTAHANKAN LAGI !”.
Kiamat adalah peristiwa untuk mengakhiri DERITA-BERAT.
Penutup Derita yang teramat Berat adalah KIAMAT-PEMUSNAHAN !.
Tanpa KIAMAT penderitaan akan berlangsung terus menerus, dengan tiada hentinya !.
Dengan demikian, KIAMAT adalah “Kasih-Sayang”, MAHA PURUSA MAHA TAK TERJANGKAU TEMPAT BERAKHIRNYA SEGALA YANG ADA.
“Mereka yang tersiksa di NERAKA, memohon agar Kiamat segera diadakan, sedang mereka yang berada pada kenikmatan SORGA, memohon agar KIAMAT jangan diadakan ! “.
Maka apabila jumlah makhluk-makhluk yang menderita dan yang tersiksa, jauh lebih besar jumlahnya, dibanding makhluk-makhluk yg bebas derita, maka KIAMAT adalah pasti keberadaannya !.
Sudah dapat dipastikan bahwa, penghuni Neraka jauh lebih besar dibandingkan penghuni SORGA yg teramat sedikit, maka kekuatan Doa dari para penghuni NERAKA, yang menghendaki KIAMAT Segera diadakan jauh lebih kuat, daripada Doa penghuni SORGA yang menghendaki agar KIAMAT Jangan diadakan, maka dengan perbedaan selisih kekuatan Doa yang teramat Besar ini, jelaslah kehadiran KIAMAT sudahlah PASTI !.
Demi kelanggengan dan demi memperpanjang usia Alam-Raya-Semesta dgn segala isinya, maka “SELAWAT-ALAM-RAYA-SEMESTA” adalah yang terbaik, dibandingkan Selawat atau Doa Permohonan yang berstatus Lokal, yang hanya untuk kepentingan sekelompok kaum belaka !.
“ TETAPI APAKAH PENGHUNI NERAKA, BERKEHENDAK BERUJAR “SELAWAT-ALAM-RAYA-SEMESTA”, APABILA KUTUKAN SIKSA dan DERITA NERAKANYA, BELUM DICABUT ?”.
Sebab itu hidup, jangan suka membenci, memusuhi, dendam-kesumat, dengki, iri-hati, sombong, serakah, berbuat kejahatan dan kerusakan apalagi pertumpahan-darah dengan saling membunuh, karena perbuatan semacam ini, akan mempercepat datangnya KIAMAT yang akan memperpendek umur Alam-Raya-Semesta dgn segala isi-nya !.
“ SALAMUUN, QAULAN MIN RABBIN RAHIM “
“ DAMAI !, demikianlah diserukan oleh TUHAN Maha Penyayang “.
Bangsa yang cinta damai, akan memperpanjang umur Negara nya, membawa ketentraman bagi rakyat-nya, sehingga pembangunan disegala bidang dapat diselenggarakan dengan baik dan sukses !.
Negara yang maju, adalah Negara yang seluruh rakyatnya “Cinta-Damai”. Tegakkanlah PERDAMAIAN diantara Bangsa-Bangsa di Dunia, agar planet Bumi panjang usianya dan bencana-alam akan berkurang.
Hidup Damai dalam arti “Rahmatan lil ‘alamiin”, atau hidup Damai dalam“Kasih bagi Alam-Raya-Semesta dgn segala isinya”, adalah hidup yang penuh Damai bukan saja dengan sesama manusia, tetapi juga dgn Aneka Binatang , Aneka Tanaman , Harta-Benda yang telah memberikan kenikmatan hidup dan ALAM yang telah memberikan naungan, tempat berpijak dan kenikmatan lain, yang tak terhitung banyaknya !.
Belum lagi terhitung banyaknya Malaikat, “Mahan-Mahan”, Makhluk-Makhluk Gaib lain yang menopang dan mempertahankan hidup kita !.
Mereka semua berkorban demi keKHALIFAHan manusia, dengan harapan agar umat manusia berAkhlak Mulia atau ber-Budi-Pekerti yang Luhur disertai mengenal dan menguasai Ilmu-Pengetahuan & Technologi, dengan baik lagi benar, supaya kelak saat Alam Raya Semesta memasuki Perioda Genap Terbesar Pergantian Kekuasaan Didalam Alam-Raya-Semesta, dapat berbuat, melakukan tindakan-tindakan dan menciptakan sesuatunya, dengan lebih bagus, baik dan efisien, sehingga DERITA dapat ditekan sekecil mungkin, hingga mencapai kehidupan yang Bebas-Derita-Sejati nan Abadi !.
“ INILAH MAKSUD & ARTI SESUNGGUHNYA DARI HIDUP “.
“HIDUP” adalah BELAJAR, guna mencapai keMuliaan Akhlak dan mengenal serta menguasai Ilmu-Pengetahuan & Technologi secara baik dan benar !.
Mereka yang tidak mengetahui, arti dan tujuan hidup yang sebenar-benarnya dan kegunaan hidup untuk apa, maka hidupnya hanya dipakai untuk keselamatan dan kenikmatan diri, keluarga, golongan, dan segala apa yang dicintainya !. Maka hidup semacam ini baru diketahuinya merugi & sia-sia, tidak berfaedah, setelah mereka memasuki kehidupan Akhirat yang teramat panjang !.
Bercita-citalah dalam hidup ini,demi tercapainya Keselamatan, Kedamaian, Kemerdekaan, Kebahagiaan dan Bebas-Derita-Sejati nan Abadi, bagi Alam-Raya-Semesta dengan segala isinya, meskipun hanya sekedar berDOA, sekedar berangan-angan dan hanya sekedar bermimpi !. Jika banyak makhluk bercita-cita agung dan luhur semacam itu dan telah mencukupi bilangan-nya, maka bukanlah sesuatu yang mustahil, sifat TUHAN Yang Maha Mengabulkan Segala Permintaan akan mewujudkan Cita-Cita Agung & Luhur itu menjadi kenyataan yang Pasti. Amiin !.
“ Wahai TUHAN-ku, tiada yang lebih indah dalam kehidupan Alam Raya Semesta ini, kecuali terkabulnya segala keinginan & cita-cita Agung & Luhur itu, menjadi kenyataan yang pasti !”. Amiin, yaa Al Mu’jibash Sha’iliin !.
Hamba yang maha-kecil, maha-lemah, lagi maha tak berdaya ini, berlindung berserah diri dan bersatu padaMU. A M I I N ! ……………….. !.
Berlindung pada Allah, saat mengarungi samudra kehidupan !.
Berserah diri pada Allah, saat menjelang sakaratul maut !.
Bersatu pada Allah, saat nyawa terlepas dari badan !.
LATAR BELAKANG DITURUNKANNYA AGAMA-AGAMA. :
Banyak hal penyebab diturunkannya Agama-Agama di Bumi, di mana inti pokok dari semua itu adalah memberikan PELAJARAN, khususnya kepada umat Manusia dan umumnya kepada umat JIN, Arwah dst…… !.
Kekhususan Agama-Agama diturunkan kepada umat-Manusia, karena setiap Manusia dimuka Bumi menyandang Khalifah atau setiap individu Manusia telah ditetapkan Tuhan sebagai Pemimpin dimuka Bumi !.
Sebab itu umat Manusia amat bertanggung-jawab, dan akan dimintai Pertanggungan-jawab atas kelestarian dan sirklus kelangsungan hidup semua spesies penghuni planet Bumi !.
Siklus kelangsungan hidup bagi semua insani yang berdomisili di planet Bumi, bukan hanya sekedar mempertahankan setiap ras, suku dan ke-Bangsa-an Manusia belaka, tetapi juga menyangkut mempertahankan semua spiesis atau mempertahankan semua jenis Binatang & Tetumbuhan, serta memelihara dengan baik & benar akan Alam, dimana manusia bertempat tinggal dan berteduh, baik itu Alam Nyata Dunia Manusia, maupun itu Alam Gaib, dari kepunahannya !.
“ SEBAB HIDUP INI, “ SALING BERTERGANTUNGAN ANTAR MAKHLUK, BAIK SECARA INDIVIDU MAUPUN SECARA KELOMPOK DEMI KELOMPOK ANEKA JENIS KEHIDUPAN DI-BUMI, JUGA SEMUA KEHIDUPAN DI-ALAM-GAIB ! “.
Maka Agama–Agama diturunkan kepada umat Manusia, salah satu diantaranya ialah, mempertahankan semua jenis insani yang ada di Bumi, dari kepunahannya !.
arena itu Agama melarang merusak, menyakiti dan bunuh-diri. Membunuh diri saja tak diperbolehkan, apalagi membunuh orang lain dan membunuh makhluk-makhluk lain. Coba pikirkan membunuh milik kita sendiri yakni tubuh kita, tidak diperbolehkan apalagi merusak, menganiaya dan membunuh milik machluk lain !.
Yang menjadi pertanyaan ialah,” Bagaimana Kita dapat mempertahankan hidup kita, kalau tidak membunuh makhluk-makhluk lain, seperti tetumbuhan dan aneka khewan sebagai santapan kita ? “.
Sebenarnya kita yang hidup di Zaman Kali-Yuga atau Akhir Zaman ini sudah melanggar “Adat AWAL BUMI “, umat Manusia yang hidup di Zaman Kali-Yuga ini, sudah terbiasa mempertahankan hidupnya dari memakan bangkai Tetumbuhan dan Khewan yang sengaja dibunuhnya, sebagai santapan yang lezat, seolah-olah perbuatan KEJI itu bukan perbuatan DOSA !.
Dahulu kala, perbuatan itu merupakan Dosa-Besar, yakni membunuh Binatang ataupun Tumbuh-Tumbuhan, untuk dijadikan makanan.
Tetapi lama kelamaan, pelanggaran demi pelanggaran terhadap “Adat AWAL BUMI”, berlangsung terus menerus, dari generasi ke generasi, akhirnya menjadi kebiasaan yang lazim dan umum, dengan melupakan “Adat Awal Bumi”, sehingga menganggap perbuatan keji itu, bukan lagi perbuatan Dosa !.
AKIBAT DARI PELANGGARAN TERSEBUT . :
Terputusnya hubungan komunikasi khususnya,dan kerjasama, tolong menolong, dll. antara manusia terhadap aneka Bintang & Tumbuh-Tunbuhan juga terhadap Alam dan aneka benda !.
Keterangan. :
Dahulu kala, manusia dapat saling berkomunikasi dengan aneka Binatang & Tumbuh-Tumbuhan, juga terhadap Alam dan aneka benda, seperti berbicara dengan Bumi, Bulan, Matahari, Awan, Petir, Hujan, Guntur, Kilat, Pelangi, Angin, Air, Api, Tanah, Batu-Batuan, dan sebagainya.
Juga dapat berkomunikasi langsung dengan Gaib, seperti berbicara dengan Malaikat, dengan Jin, Iblis, Syeitan, Arwah, Siluman, dst.
Bahkan Bapak & Ibu Pertama manusia, dapat berbicara langsung dengan hanya menggunakan Telephaty atau Yoga Siva Mandala terhadap TUHAN Semesta Alam yang bersinggahsana di ‘Arsy atau TUHAN S.A. yang bersemayam di Alam-Brahma !.
Pelanggaran-Pelanggaran itu, menyebabkan Tanaman-Tanaman teraniaya oleh perbuatan Manusia, yang diikuti pula pelanggaran-pelanggaran itu oleh Binatang, dengan membunuh tanaman dan disantapnya, maka Tumbuh-Tumbuhan mulai mempertahankan diri dengan tumbuhnya duri-duri yang tajam, ada juga Tanaman mempertahan diri dengan menghasilkan racun, yang memabukan bahkan menghasilkan racun yang dapat membunuh bagi yang memakannya. Dan bentuk-bentuk pertahanan diri lainnya !.
Binatang juga teraniaya oleh pelanggaran yang dilakukan Manusia, sehingga membentuk pertahanan diri, seperti tumbuhnya Taring & Gigi yang tajam, Cakar yang dapat merobek-robek manusia, Tanduk yang tajam, menghasilkan racun, untuk melumpuhkan dan membunuh lawannya, menampilkan bentuk kostum tubuh yang amat menjijikan dan menakutkan atau tampang yang amat menyeramkan, dsb.
Dahulu, sebelum terjadi pelanggaran, hal semacam itu tidak ada !.
Semua hidup rukun & damai, lagi tidak pernah saling memangsa !.
Sifat serakah mulai merajalela, maka timbullah makhluk-makhluk Kanibal, yakni makhluk-makhluk yang memangsa saudaranya sendiri, seperti manusia memakan daging manusia, binatang yang memakan anaknya sendiri, manusia makan binatang dan binatang memakan manusia, dsb.
Bahkan ada Pohon yang memakan bangkai manusia & binatang !.
Juga timbulnya makhluk-makhluk Gaib, yang memangsa manusia dan binatang hidup-hidup !.
Kejahatan dan kekejian yang amat sadis merajalela, tak terkendali lagi, termasuk munculnya berbagai macam penyakit, makin canggih obat ditemukan manusia, maka makin canggih pula penyakit beraksi.
Bukan saja penyakit Medis, yang datangnya dari bakteri-bakteri & kuman-kuman penyakit, bahkan penyakit-penyakit misterius yang bersumber dari Gaib. melakukan aksinya di Alam-Nyata-Manusia, yang dikenal dengan permainan Sihir, Tenung dan Black-Magic !.
Hidup tidak se Merdeka dahulu lagi, maka hidup di-Akhir-Zaman amat mengerikan, setiap saat penyakit, kecelakaan dan bahaya dapat dengan tiba-tiba menyerang dan dapat tiba-tiba terjadi, baik datangnya dari Alam-Nyata, maupun bahaya yang bersumber dari Alam-Gaib !.
Hidup sekarang, harus waspada, teliti, penuh perhitungan, berhati-hati & harus cerdas serta pandai, menguasai berbagai bidang Ilmu-Pengetahuan & Technologi, kesabaran, kejujuran, disiplin, rajin, kuat, dst. Jika ingin selamat dan sukses !.
ALAM-pun ikut mengamuk, dengan membuat aksi BENCANA-ALAM, yang menelan korban manusia, binatang dan harta benda, dengan menimbulkan kerugian yang amat besar, bahkan dapat memusnahkan peradaban suatu Bangsa dan mengubur suatu Negeri di dalam Tanah, maupun dikedalaman Samudra !.
Boom Hydrogen, Boom Nuklir, Boom Newtron yang telah ditemukan dan telah berhasil dibuat manusia, sanggup menghancurkan suatu Negara dan memusnahkan penduduknya !.
Lebih-Lebih menjelang akan datangnya masa Kiamat, maka akan bermunculan makhluk-makhluk aneh, dan banyaknya manusia yang bertingkah laku amat misterius dan mengerikan, ibarat kesurupan Roh-Roh Jahat !.
Dunia Kriminalitas menanjak tajam, tak terkendalikan, boleh dikata hampir semua makhluk menjadi gila, abnormal atau tak waras.

Enhanced by Zemanta
Post a Comment