Saturday, October 6, 2012

Al-Qur'an menjelaskan Tentang shalat

أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله

Setelah keterangan ini tidaklah pantas bagi kaum pengingkar kitab Allah, yang berkesimpulan shalat tidak dijelaskan di dalam Al-Qur’an secara terperinci, untuk memakmurkan masjid masjid Allah, setelah keterangan ini maka tidaklah pantas kalian( kaum penginjil hadist: dan yang mengimani bahwa  shalat tidak dijelaskan dalamAl-Qur’an) mengakui diri islam dan muslim.

Demi Allah setelah keterangan ini bagi kaum yang masih ragu ragu akan kelengkapan Al-Qur’an maka akan binasa dalam waktu yang dekat.

Salamun alaykum

perhatian : untuk mudahnya saya akan mengunakan kata kata "agama" sebagai "Din" dalam pembahasan ini


Sejarah shalat

Sebelum membahas jauh marti luruskan akidah tentang shalat dari segi sejarah dan makna kata yang bisa diambil dari Al-Qur’an. Sejarah shalat telah jauh lahirnya bahkan sebelum zamannya Nabi Muhammad!, jadi sangat bodohlah para manusia yang menganggap bahwa manusia yang pantas menyandang gelar islam dan muslim hanyalah manusia pada saat Al-Qur’an diturunkan. Sangat zalimlah manusia yang mengimani bahwa shalat hanya diturunkan pada zaman Nabi Muhammad. Dan terlebih lagi sangat fasiklah manusia yang mengimani bahwa shalatnya para nabi akan berbeda, antara nabi yang satu dengan yang lain. Shalat adalah suatu sunnatullah yang berlaku pada tiap nabi!!, dan demi Allah tidak akan ada perbedaan dalam sunatullah tersebut.

Bahkan agama islam menurut Al-Qur’an telah dikenal sejak jaman Nabi Ibrahim, dan Nabi Muhammad semata mata diperintahkan untuk mengikuti agama yang diemban oleh Ibrahim untuk pertama kalinya.

Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Rabb), (QS. 16:120)

Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad):"Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif". dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Rabb. (QS. 16:123)


Lau segelintir kafirun yang bersembunyi di balik lembaga dan golongan- yang kerap menyalah artikan dan mengelarkan dirinya sebagai ulil amri dan ahlul Sunnah, akan mencoba mengedepankan sambil berkelit bahwa kenyataan ini benar, hanya saja  menurut mereka islam disempurnakan hanya oleh dan pada zaman nabi Muhammad - ini adalah suatu pendapat kafirun yang terlahir yang berdasarkan dalil di kitab yang lain itu(baca selain Al-Qur’an)!

Allah telah memberitakan  agama yang paling baik adalah agama yang diberikan pada Ibrahim! apakah mungkin agama yang paling baik belum sempurna hanya karena ada dalil yang mengatas namakan nama nabi Muhammad dalam kitab yang lain itu?

Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya. (QS. 4:125)

Allah bilang agama yang telah diberikan kepada Ibrahim adalah agama yang lurus yang sekaligus lebih baik atau dengan kata lain sudah sempurna!. Dan Allah telah memilih Nabi Ibrahim sebagai imam. Lalu apakah islam telah disempurnakan hanya pada zaman nabi Muhammad?

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'kub. (Ibrahim berkata):"Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam". (QS. 2:132)

Sungguh ironis sekali dakwaan terhadap nabi Allah ketika  anak, cucu, keturunan Ibrahim -apabila kitab selain Al-Qur’an dijadikan dasar keimanan, dinyatakan tidak menganut agama yang sempurna! Ibrahim pun direndahkan bahwa tidak menganut islam yang sempurna. Zalimlah kalian para penginjil hadist.Sudah selayaknya sebagai umat muslim seperti diperintahkan oleh Allah untuk mengatakan seperti nabi Muhammad mengatakan pada suatu waktu

Katakanlah:"Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Rabbku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik". (QS. 6:161)

Sementara Nabi Nabi yang lain pun sebelum Nabi Muhammad telah melakukan shalat juga seperti telah diberitakan oleh Allah dalam Al-Qur’an.

Ibrahim memohon agar keturunan nya tetap mendirikan shalat.

Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Rabb kami, perkenankan do'aku. (QS. 14:40)

Isa mendirikan shalat

dan dia menjadikan aku seorang yang berbakti di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup, (QS. 19:31)

Orang orang yang telah diberi karunia Kitab Allah  (para Nabi Allah dan pengikutnya) juga diperintahkan mendirikan shalat

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam(menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan meunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS. 98:5)

Sejarah shalat sangat panjang dan  jauh sebelum zaman Nabi Muhammad!! Nabi Ibrahim telah melakukan shalat ini bisa terlihat dari beberapa ayat dibawah

Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. 19’ MAryam:58)

Dan (ingatlah) ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan):"Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf,dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku' dan sujud (QS. 22’Al-Hajj:26)

Bani israil pun sudah diperintahkan shalat seperti terlihat dalam

Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu):"Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling. (QS. 2’Al-Baqarah:83)

Jadi saya sangat kasihan terhadap manusia manusia yang berpikir telah mendapatkan petunjuk dan mengelarkan dirinya kaum ahlul Sunnah tapi mengimani bahwa perintah mendirikan shalat hanya dibawa oleh nabi Muhammad – Sejarah shalat diatas  sekaligus mengugurkan hadist israiliyat yang sengaja disusun iblis tentang isra mi’raj ;dibuat dan dimasukan secara strategis oleh musuh musuh manusia untuk menyesatkan segenap manusia dengan dusta menamakan Nabi Allah untuk  menghina Nabi dan Allah. Politik adu domba iblis ini bukanlah hal baru, bodohnya manusia yang bisa dikelabui oleh propaganda iblis pun bukanlah hal yang baru.
Post a Comment