Saturday, July 21, 2012

TAUHID PADA DUNIA TUMBUHAN

أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله
TAUHID PADA DUNIA TUMBUHAN [11]



Argumen keteraturan yang merupakan dalil paling jelas dan paling menyeluruh tentang pengenalan Tuhan serta bukti paling kuat untuk tauhid tidak terkhususkan pada benda-benda alam semesta, keberadaan manusia dan seluruh mahluk hidup. Kita dapat memahami keberadaan Sang Pencipta yang Maha Tahu  dan Maha Mampu melalui uraian sistem alam tumbuh-tumbuhan dan perhitungan diseluruh bangunan sistem tersebut, karena sebagaimana yang telah  kita jelaskan sebelumnya bahwa sistem yang teliti pada semua mahluk menunjukkan keberadaan pencipta yang maha mampu dan maha yang tahu.
           Rangkaian satu sel dari tumbuhan yang terperinci dan rumit dengan sistem uniknya saja, merupakan bukti atas keberadaan penciptanya   yang maha mampu, apalagi  rangkaian seluruh tumbuh-tumbuhan yang mana  setiap  satu  tumbuhan  terdiri dari sel-sel  yang tak terhitung banyaknya. Begitu teliti dan uniknya sistem dari tingkatan sel-sel tumbuh-tumbuhan  yang  beraneka  ragam  sehingga para ilmuan dunia, setelah  melakukan upaya-upaya dan penelitian dalam mengetahui rahasia sel-sel,  sampai  sekarang   belum  bisa  memahami  satu bagian dari rahasia bangunan sistem-sistem  tersebut dan masih  menunggu  penemuan-penemuan yang lebih baru lagi.
          Setelah kita melewati uraian tentang bangunan tumbuh-tumbuhan, topik tentang  pertumbuhan  dan pengembangbiakan  serta  pembagian sel-selnya, menceritkan tentang  adanya  pengawasan dan  penjagaan  sebuah   wujud  yang Maha Indah dan Maha Tinggi. Tangkai  daun  dan bunga  di dalam  tumbuh-tumbuhan  begitu  indah dan uniknya sehingga tidak ada seorang pelukis  dan  pemahat  mahir pun, mampu  melukiskan  serta  memahat  seindah   tangkai  daun   dan  bunga  tersebut. Pengembangbiakan  suatu  tumbuh-tumbuhan  juga  sangat  teliti  dan   sangat diperhitungkan, hal  ini  bisa   menjadi  sebuah  bukti   yang  paling   besar   atas keberadaan   pencipta  yang   maha tahu dan  maha mampu.
Bunga-bunga    biasanya    terdiri dari  empat  bagian yang  mana masing-masing bagian mempunyai tugas-tugas tertentu:                                 
    1.     Bentuk vas bunga, adalah  daun-daun hijau yang menutupi kuncup bunga;           
2.     Kelopak  bunga adalah  daun-daun  bunga  yang   menjalankan    pernafasan bunga dan  sesungguhnya  penataan  dan   peletakan    aneka  warna   pada bunga merupakan tanda kebesaran dan kemampuan Allah Swt.
3.     Mahkota bunga yaitu tampak mahkota-mahkota kecil yang berwarna-warni dalam bunga dan terdapat di atas  mahkota   tersebut  warna kuning kecil yang disebut  sebagai  pusat   mahkota  yang mana di antara pusat  mahkota ini terdapat kantong                serbuk dari  putik  bunga yang sangat kecil. Serbuk  bunga tersebut sepertir sperma, ketika dicampurkan dengan benih putik bunga, akan menghasilkan telur.                           
4.     Putik bunga adalah  bagian atas mahkota bunga yang terdapat sari bunga, yang mana pada permukaannnya terdapat serbuk pelekat yang tertutupi dan tugas serbuk pelekat  ini untuk menjaga dan merangsang pertumbuhan benang sari.   
           Proses pengembangbiakan dimulai dengan terpaan angin, kemudian mahkota bunga yang kecil dan indah yang menyimpan serbuk, bergoyang-goyang sehingga terbuka kantong serbuk ini, lalu serbuk-serbuk bunga bertebaran di atas mahkota bunga dan serbuk setelah melewati mahkota, di dalam dasar bunga ia bercampur dengan putik sehingga menghasilkan telor bunga.  Apakah bisa dibayangkan proses dan rangkaian yang sangat unik ini, yang mana hingga saat ini manusia belum berhasil membuat seperti bentuk luarnya, tercipta dengan sendirinya? Pembahasan kita tentang sistem bunga ini, cukup sampai di sini dan barang siapa yang menginginkan pembahasan ini secara panjang lebar, harap merujuk kepada buku-buku tentang ilmu tumbuh-tumbuhan. Kita akan akhiri pembahasan tentang tumbuh-tumbuhan ini dengan perkataan seoarang  ilmuan tumbuh-tumbuhan. Ia berkata: "Sebagai contoh perhatikanlah ranting pohon Semanggi yang tumbuh di pinggir jalan. Apakah hingga saat ini, manusia dengan perkembangan teknologi, mampu menyamakan dirinya dengan tumbuhan ini?  Pohon Semanggi ini merupakan mesin yang  menakjubkan dan membingungkan serta berkembang secara berkesinambungan.
        Setiap hari melakukan ribuan macam reaksi secara fisik maupun  kimia dan  semua reaksi ini berada dibawah pengawasan sebuah zat dari sejenis bunga Bakung yang membentuk seluruh kehidupan alaminya. Siapakah gerangan yang telah menciptakan mesin hidup ini?  Bukankah hanya Allah Swt yang telah menciptakan mahluk hidup dengan potensi pengembangbiakan ini dan potensi ini dalam setiap jenis maupun  setiap kriterianya  berpindah dari satu generasi kepada generasi lainnya. Kriteria dan ciri-ciri tersebut yang bisa mengenalkan kita kepada pohon Semanggi ini.  Dalam pandang saya hal ini merupakan bagian dari ilmu Biologi yang menakjubkan yang mana hal ini menggambarkan akan kemampuan Allah Swt, sebab kita adalah kecil di hadapan alam tanpa batas.
        Inti telur dari tumbuhan semanggi  ini beberapa kali lipat lebih kecil dibandingkan dengan sel-sel dan hanya alat  mikroskop tercanggih yang bisa menyaksikannya.  Atom yang sangat kecil ini pada saat diperlukan mampu merubah dirinya dan membuat jenis baru yang lebih baik dari pada jenis generasi-generasi  sebelumnya, namun hal ini jarang sekali terjadi.
        Para pemikir dunia mengetahui bahwa, menciptakan kemampuan pengembangbiakan dan potensi merubah pada mahluk hidup merupakan tanda-tanda dari kehendak dan hikmah Ilahi, hal ini menunjukkan bahwa semua makhluk hidup menuju kepada kesempurnaan. Penjelasan tentang argumen keteraturan, berakhir sampai di sini dan kita akan meneliti tetang argumen  keteraturan menurut pandangan yang lainnya pada  pembahasan berikutnya.
Post a Comment