Wednesday, July 25, 2012

MAHABBATULLAH

أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله
Sesungguhnya kedudukan mencintai ALLAH adalah kedudukan yang paling tinggi dan mulia guna menuju keridhaan ALLAH, karena hanya ALLAH yang Maha Besar, Maha Penguasa, Maha Suci, Maha Pencipta dan Maha Pemberi, ALLAH lah yang melimpahkan berbagai nikmat kepada manusia. Sesungguhnya kecintaan ALLAH adalah yang benar-benar menyembuhkan penyakit hati manusia. Sebagaimana sabda Nabi MUHAMMAD Shollallahu ‘alaihi Wa Sallam “Barangsiapa yang luput dari kecintaan ALLAH maka ia akan dihinggapi penyakit-penyakit hati”.
Hendaknya kecintaan kepada ALLAH ini dijadikan motivasi guna mencapai kedudukan yang mulia dan tinggi, karena sungguh alangkah nikmatnya orang-orang yang memiliki kecintaan kepada ALLAH, barangsiapa yang mencintai ALLAH maka ALLAH pun juga mencintainya, baginya taufiq, dikabulkan doa-doa nya dan dilindungi dari hal-hal yang buruk. Sebagaimana sabda Nabi MUHAMMAD Shollallahu ‘alaihi Wa Sallam “Sesungguhnya ALLAH jika mencintai seorang hamba, ALLAH beritahukan kepada malaikat JIBRIL dan malaikat JIBRIL pun mencintaimya kemudian diberitahukan kepada seluruh penduduk langit untuk mencintai hamba itu.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah).
Yang dimaksud kecintaan kepada ALLAH adalah kecintaan yang terkandung di dalamnya konsekuensi ketaatan dan penghambaan diri kepada ALLAH dengan ikhlas beribadah kepada ALLAH sebagaimana firman ALLAH “dan diantara manusia ada yang mencintai tandingan-tandingan ALLAH, orang yang beriman, mencintai ALLAH dengan murni.”
Dalam al-qur’an juga terdapat 1 tuntutan bagi orang yang mencintai ALLAH yaitu “jika kalian mengaku cinta kepada ALLAH dengan jujur, maka IKUTILAH RASULULLAH maka ALLAH akan mencintai dan mengampuni.”
Perbedaan antara kecintaan yang jujur dan yang dusta, kecintaan yang jujur akan membuahkan ketaatan kepada ALLAH sedangkan kecintaan yang dusta memiliki kecenderungan bermaksiat kepada ALLAH dan bermudah-mudah dalam berbuat dosa dan sesungguhnya kecintaan yang jujur akan menimbulkan rasa yang sangat LEZAT& INDAH, 3 perkara/ sifat yang jika dimiliki seorang hamba maka ia akan merasakan KELEZATAN IMAN: 1. Mencintai ALLAH tanpa menyekutukannya;
2. Mencintai manusia karena ALLAH semata;
3. tidak kembali pada kekafiran setelah beriman.
Amalan sholeh yang diridhoi/dicintai ALLAH, ALLAH senantiasa mencintai orang-orang yang bertaubat dan memohon ampun dengan senantiasa mensucikan diri.
Tak dapat dipungkiri Di zaman sekarang ini muncul berbagai macam FITNAH & SYUBHAT dalam kehidupan manusia,oleh sebab itu hendaknya seorang hamba yang tulus haruslah menjadikan kecintaan kepada ALLAH sebagai sesuatu yang BERHARGA dengan berSUNGGUH-SUNGGUH menjaga sebab-sebab yang menjadikan kecintaan kepada ALLAH semakin kuat, orang yang mencintai ALLAH akan selalu mentaati perintah Nya dan menjauhi segala larangan Nya, karena jika seorang hamba menyibukkan diri dengan hal-hal yang buruk dan rusak lalu mengikutinya yang terjadi kemudian kecintaan kepada ALLAH akan berkurang bahkan lenyap. Maka jika demikian haruslah seorang hamba bersegera bertaubat dan kembali kepada ALLAH dan penting baginya untuk mempelajari hal-hal & sebab-sebab yang menjadikan kita mencintai ALLAH.
Beberapa Hal dan sebab meraih kecintaan ALLAH :
1.Memberi perhatian yang benar&besar pada Al-qur’an dengan cara membacanya denganbenar, memahami kandungannya, dan kemudian berusaha sekuat tenaga untuk mengamalkannya.
2.Memberi perhatian yang besar&serius dalam memahami nama-nama dan sifat-sifat ALLAH yang Maha INDAH & TINGGI, karena orang yang mengenal dan memahami nama-nama & sifat-sifat ALLAH, maka ia akan semakin takut untuk bermaksiat kepada ALLAH.
3. Selalu memohon pertolongan dan banyak berdoa dengan bersunguh-sungguh kepada ALLAH. DOA yang disunnahkan “ YA ALLAH aku memohon kecintaan kepadamu dan kecintaan pada orang-orang yang mencintaimu dan amalan-amalan yang mendekatkanku pada kecintaanmu”.
4.Memberi perhatian dan kesungguhan dalam menjalankan amalan-amalan yang diwajibkan ALLAH ditambah amalan sunnah
5.Berusaha sekuat tenaga menundukkan hawa nafsu guna menjauhi perbuatan-perbuatan dosa&maksiat, karena semua perbuatan dosa&maksiat akan menutup hati manusia dan menghantarkannya pada KEBINASAAN.
6.Selalu mengutamakan hal-hal yang dicintai ALLAH melebihi hal-hal yang dicintai hawanafsu&syahwat dan juga mengutamakan keridhoan ALLAH diatas kesukaan hawa nafsu kita.
7. Selalu mengingat dan merenungkan nikmat-nikmat dan anugerah yang telah ALLAH berikan.
8.Duduk bergaul dengan orang yang baik lagi sholeh yang selalu beribadah kepada ALLAH dengan mencontoh kebaikan-kebaikan yang mereka miliki.
9. Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk beribadah kepada ALLAH walaupun sedikit pada 1/3 malam terakhir.
10. Selalu berdzikir/mengingat ALLAH, karena dengan dzikir hati menjadi damai
Post a Comment