Saturday, July 28, 2012

SALAH TAFSIR TERHADAP KITAB SUFI

أشهد أن لا اله الا الله و أشهد أن محمدا رسول الله
Assalamu'alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh.....

Sahabat...

Banyak sahabat yg sudah ikut Tarekat, tetapi tingkat pemahamannya dan juga tingkat kesadarannya masih belum bisa terbuka luas.

Mengapa hal itu terjadi....???


Karena banyak yg terjebak pd Syareatnya Tarekat, dan banyak juga karena memperoleh informasi yg keliru dari berbagai kitab sufi....


TERJEBAK PADA SYAREATNYA TAREKAT...

Hal ini sama saja dengan golongan ahli syareat yg terjebak pd ritual ibadah. Para praktisi tarekat juga banyak yg mengalami hal ini. Terjebak pd rutinitas ritual tarekat dan lupa tujuan daripada ritual tersebut.... Terlalu mengutamakan Zikir dan meremehkan Fikir.... Sehingga tertutup dari Ayat-ayat kauniyah Allah swt yg banyak bertebaran di muka bumi....

SALAH TAFSIR TERHADAP KITAB SUFI...

Di sadari atau tidak, kitab sufi banyak yg membuat acuan yg keliru terhadap pelajaran makrifat. Kitab-kitab ini kebanyakan diperuntukkan bagi mereka yg mempunyai type kepekaan atau tingkat sugestibiltas yg tinggi...

Sehingga seakan-akan hal mistik ataupun pencapaian-pencapaian mistik adalah suatu hal yg wajib dan harus terjadi pada para pejalan sufi (Salik)...


Padahal tidaklah demikian...

Dalam pelatihan kami, seseorang yg baru satu hari berlatih dapat mengalami segala peristiwa mistik yg digambarkan di dalam kitab-kitab tersebut. Mulai kemampuan untuk menembus hijab [trawangan], meraga sukma, hingga berjalan-jalan di dimensi gaib. Nah, apakah seseorang yg baru sehari belajar ini bisa disebut sebagai seorang yg ahli makrifat.....??? Kalau demikian, sungguh mudah ya menjadi seorang ahli makrifat.....???

Sedangkan bagi type yg lain, perlu berlatih dengan tekun baru hal-hal demikian terbuka bagi mereka.


Ini adalah sunnatullah........

Setiap manusia dikaruniai kelebihan dan juga kekurangannya masing-masing untuk saling melengkapi.... Ikhlaslah menerima karunia Allah, dan syukurilah itu. Insya Allah akan dimudahkan untuk memperoleh yg lain...

Sahabat....

Pelajaran makrifat adalah mengenai mengenal dan mendekat kepada Allah. Memurnikan diri dan menyempurnakan jiwa (Tazkiyatun Nafs & Taqorruban Ilallah). Meningkatkan kesadaran serta kebijaksanaan yg berbuah peningkatan akhlak. Dan bukan sekedar mengalami fenomena mistik....

Apa artinya menjadi pejalan mistik, bila tdk disertai peningkatan kesadaran dan kebijaksanaan serta peningkatan akhlak...??


Ingat, Apa Tujuan Utama Allah mengutus Rasulullah di tengah umat manusia...??


Sabda Rasulullah :

“Hanyalah aku diutus (oleh Allah) untuk menyempurnakan akhlak.”
(HR.Ahmad, lihat Ash Shahihah oleh Asy Syaikh al Bani no.45 dan beliau menshahihkannya).

Akhlak merupakan tolak ukur kesempurnaan perjalanan Ruhani seorang SALIK sebagaimana telah disabdakan oleh rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam :
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang terbaik akhlaknya.” (HR Tirmidzi, dari abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, diriwayatkan juga oleh Ahmad. Disahihkan Al Bani dalam Ash Shahihah No.284 dan 751).

Wallahu A'lam
Post a Comment