Thursday, June 14, 2012

Menanti Tanda-tanda KekuasaanAllah di Akhir Zaman

Menanti Tanda-tanda KekuasaanAllah di Akhir Zaman

keyword-
images penulis Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi Syariah Tafsir ﻳَﻮْﻡَ ﻳَﺄْﺗِﻲ ﺑَﻌْﺾُ ﺁﻳَﺎﺕِ ﺭَﺑِّﻚَ ﻻَ ﻳَﻨﻔَﻊُ ﻧَﻔْﺴًﺎ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧُﻬَﺎ ﻟَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﺁﻣَﻨَﺖْ ﻣِﻦ ﻗَﺒْﻞُ ﺃَﻭْ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﻓِﻲ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧِﻬَﺎ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻗُﻞِ ﺍﻧﺘَﻈِﺮُﻭﺍْ ﺇِﻧَّﺎ ﻣُﻨﺘَﻈِﺮُﻭْﻥَ “Pada hari datang sebagian tanda-tanda Rabb-mu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi diri sendiri yg belum beriman sebelum itu atau dia mengusahakan kebaikan dlm masa imannya. Katakanlah: ‘Tunggulah oleh kalian sesungguh kamipun menunggu ’.” Penjelasan Makna Ayat Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullahu berkata: “Pada hari datang sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Rabbmu yg merupakan kejadian yg luar biasa yg dengan diketahui bahwa kehancuran telah demikian dekat dan kiamat tdk lama lagi. mk tdk bermanfaat keimanan dari satu jiwa yg sebelum tdk beriman atau yg belum membuahkan kebaikan dlm keimanan yakni apabila telah dijumpai sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala mk tdk bermanfaat keimanan seorang yg kafir apabila dia hendak beriman. Tidak pula bermanfaat bagi seorang mukmin yg kurang beramal utk semakin bertambah keimanan setelah itu. Namun yg bermanfaat bagi dia adl keimanan yg dia miliki sebelum itu serta kebaikan yg dia miliki yg diharapkan sebelum datang sebagian dari tanda-tanda tersebut. Dan hikmah dari semua itu jelas di mana keimanan yg mendatangkan manfaat adl keimanan terhadap perkara yg ghaib dan merupakan pilihan dari seorang hamba . Adapun bila tanda-tanda kekuasaan tersebut telah nampak mk telah menjadi perkara yg disaksikan sehingga keimanan tdk lagi berfaedah. Sebab hal tersebut menyerupai keimanan yg terpaksa. Seperti keimanan orang yg tenggelam yg terbakar dan orang2 semisal yg apabila telah melihat kematian dia pun berusaha melepaskan apa yg dahulu dia yakini. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺭَﺃَﻭْﺍ ﺑَﺄْﺳَﻨَﺎ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺁﻣَﻨَّﺎ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻭَﻛَﻔَﺮْﻧَﺎ ﺑِﻤَﺎ ﻛُﻨَّﺎ ﺑِﻪِ ﻣُﺸْﺮِﻛِﻴْﻦَ. ﻓَﻠَﻢْ ﻳَﻚُ ﻳَﻨْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧُﻬُﻢْ ﻟَﻤَّﺎ ﺭَﺃَﻭْﺍ ﺑَﺄْﺳَﻨَﺎ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻗَﺪْ ﺧَﻠَﺖْ ﻓِﻲ ﻋِﺒَﺎﺩِﻩِ ﻭَﺧَﺴِﺮَ ﻫُﻨَﺎﻟِﻚَ ﺍﻟْﻜَﺎﻓِﺮُﻭْﻥَ “Maka tatkala mereka melihat adzab Kami mereka berkata: ‘Kami beriman hanya kepada Allah saja dan kami kafir kepada sembahan-sembahan yg telah kami persekutukan dgn Allah.’ mk iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yg telah berlaku atas hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang2 kafir.” Dan banyak hadits shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yg menerangkan bahwa yg dimaksud dgn sebagian dari ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala adl terbit matahari dari tempat terbenamnya. Dan di saat manusia melihat mk mereka pun beriman. Namun keimanan mereka tidaklah bermanfaat dan telah tertutup pintu taubat atas mereka. Tatkala ini merupakan janji yg dinanti terhadap orang2 yg mendustakan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mereka beserta para pengikut menantikan kehancuran dan musibah mk Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan: ‘Katakanlah: tunggulah sesungguh kami termasuk orang2 yg menunggunya’ sehingga kalian akan mengetahui siapa di antara kita yg lbh berhak mendapatkan keselamatan.” Al-Qurthubi rahimahullahu berkata: “Para ulama berkata: ‘Tidak bermanfaat keimanan seseorang di kala terbit matahari dari tempat terbenam krn telah masuk ke dlm hati mereka perasaan takut yg melenyapkan tiap syahwat hawa nafsu dan melemahkan tiap kekuatan dari kekuatan tubuhnya. Sehingga manusia seluruh beriman krn mereka yakin akan dekat hari kiamat. Seperti keadaan orang yg mendekati kematian yg memutuskan dari berbagai dorongan melakukan perbuatan maksiat serta melemahkan tubuh-tubuh mereka. Barangsiapa bertaubat dlm keadaan seperti ini tidaklah diterima taubat seperti tdk diterima taubat orang yg mendekati kematian. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳَﻘْﺒَﻞُ ﺗَﻮْﺑَﺔَ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪِ ﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﻳُﻐَﺮْﻏِﺮْ “Sesungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima taubat seorang hamba selama nyawa belum sampai ke tenggorokan.” Yaitu selama ruh belum sampai ke ujung tenggorokan. Waktu itu merupakan saat di mana seseorang melihat secara langsung tempat di dlm surga atau neraka. mk orang yg menyaksikan terbit matahari dari tempat terbenam juga seperti itu . Oleh karena sepantasnyalah tiap orang yg telah menyaksikan peristiwa tersebut atau yg memiliki hukum yg sama dgn yg menyaksikan taubat tertolak selama hidupnya. Sebab ilmu tentang Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Nabi-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta janji-janji- Nya telah menjadi sesuatu yg terpaksa.” Ibnu Katsir rahimahullahu juga mengatakan: “Jika seorang kafir menampakkan keimanan pada saat itu mk tdk diterima darinya. Adapun bila dia seorang mukmin sebelum hari itu jika dia baik dlm beramal mk dia dlm kebaikan yg besar. Namun jika dia mengotori lalu dia bertaubat saat itu mk tdk diterima taubatnya.” Tertutup Pintu Taubat Ayat yg mulia ini menjelaskan tentang akan muncul suatu waktu di mana Allah Subhanahu wa Ta’ala tdk lagi menerima taubat orang2 yg hendak bertaubat di masa itu. Yaitu di kala terbit matahari dari tempat terbenam yg menandakan akan berakhir zaman dan bangkit hari kiamat. Di antara dalil-dalil yg menunjukkan tentang penafsiran sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa yg dimaksud adl tanda-tanda hari kiamat yg besar tersebut adl hadits yg diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim rahimahullahu dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ﺛَﻼَﺙٌ ﺇِﺫَﺍ ﺧَﺮَﺟْﻦَ ﻻَ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﻧَﻔْﺴًﺎ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧُﻬَﺎ ﻟَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﺁﻣَﻨَﺖْ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻞُ ﺃَﻭْ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﻓِﻲ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧِﻬَﺎ ﺧَﻴْﺮًﺍ؛ ﻃُﻠُﻮْﻉُ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲِ ﻣِﻦْ ﻣَﻐْﺮِﺑِﻬَﺎ، ﻭَﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝُ، ﻭَﺩَﺍﺑَّﺔُ ﺍْﻷَﺭْﺽِ “Ada tiga perkara yg jika telah muncul mk tdk bermanfaat keimanan seseorang yg tdk beriman sebelum muncul atau dlm keimanan tdk membuahkan kebaikan; Terbit matahari dari tempat terbenam Dajjal dan daabbah .” Diriwayatkan juga oleh Al- Bukhari dan Muslim dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ﻻَ ﺗَﻘُﻮْﻡُ ﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔُ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻄْﻠُﻊَ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ﻣِﻦْ ﻣَﻐْﺮِﺑِﻬَﺎ، ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻃَﻠَﻌَﺖْ ﻭَﺭَﺁﻫَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺁﻣَﻦَ ﻣَﻦْ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻓَﺬَﺍﻙَ ﺣِﻴْﻦَ ﻻَ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﻧَﻔْﺴًﺎ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧُﻬَﺎ ﻟَﻢْ ﺗَﻜُﻦْ ﺁﻣَﻨَﺖْ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻞُ ﺃَﻭْ ﻛَﺴَﺒَﺖْ ﻓِﻲ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧِﻬَﺎ ﺧَﻴْﺮًﺍ “Tidak tegak hari kiamat hingga matahari terbit dari tempat terbenamnya. Apabila telah terbit demikian dan manusia telah melihat mk merekapun beriman. Dan itu merupakan hari yg tdk bermanfaat keimanan bagi satu jiwa yg dia tdk beriman sebelum atau tdk menghasilkan kebaikan pada keimanannya.” Diriwayatkan juga dari Shafwan bin ‘Assal radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan: ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﺟَﻌَﻞَ ﺑِﺎﻟْﻤَﻐْﺮِﺏِ ﺑَﺎﺑًﺎ ﻋَﺮْﺿُﻪُ ﻣَﺴِﻴْﺮَﺓُ ﺳَﺒْﻌِﻴْﻦَ ﻋَﺎﻣًﺎ ﻟِﻠﺘَّﻮْﺑَﺔِ، ﻻَ ﻳُﻐْﻠَﻖُ ﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﺗَﻄْﻠُﻊِ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ﻣِﻦْ ﻗِﺒَﻠِﻪِ ﻭَﺫَﻟِﻚَ ﻗَﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ: ﺍْﻵﻳَﺔَ “Bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala membuat sebuah pintu taubat di sebelah barat yg luas sejarak perjalanan 70 tahun yg tdk akan ditutup selama matahari belum terbit dari tempat tersebut. Dan itulah maksud dari firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: ﻳَﻮْﻡَ ﻳَﺄْﺗِﻲ ﺑَﻌْﺾُ ﺁﻳَﺎﺕِ ﺭَﺑِّﻚَ ﻻَ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﻧَﻔْﺴًﺎ ﺇِﻳْﻤَﺎﻧُﻬَﺎ ‘Tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi diri sendiri yg belum beriman’.” Al-Imam Muslim rahimahullahu juga meriwayatkan dari hadits Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma bahwa ia berkata: ‘Aku telah mendengar dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam satu hadits yg tdk aku lupakan. Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Sesungguh tanda hari kiamat yg paling pertama keluar adl terbit matahari dari tempat terbenamnya’.” Juga diriwayatkan dari hadits Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada suatu hari: “Tahukah kalian ke mana pergi matahari ini?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lbh mengetahui.” Beliau mengatakan: “Sesungguh dia pergi ke tempat menetap di bawah ‘Arsy lalu dia merendahkan diri sambil sujud. Senantiasa dia dlm keadaan demikian hingga dikatakan kepadanya: ‘Terbitlah dari tempat yg engkau kehendaki.’ Dia pun terbit dari tempat biasa terbit. Lalu dia terus berjalan dlm keadaan manusia tdk terkejut sedikit pun akan hal itu. Sampai dia kembali berhenti lalu merendahkan diri sambil sujud di tempat menetap di bawah ‘Arsy. Dan manusia tdk terkejut sedikit pun dari hal itu. Lalu dikatakan kepadanya: ‘Terbitlah dari tempat terbenammu!’ Lalu terbitlah dia dari tempat terbenamnya.” Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tahukah kalian hari apa itu?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lbh mengetahui.” Beliau menjawab: “Itu adl hari yg tdk bermanfaat keimanan bagi satu jiwa yg tdk beriman sebelum atau keimanan yg pada tdk menghasilkan kebaikan.” Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu berkata: “Ini merupakan riwayat-riwayat yg saling menguatkan yg sepakat menunjukkan bahwa jika matahari terbit dari tempat terbenam tertutuplah pintu taubat dan tdk terbuka lagi. Dan hal tersebut tdk dikhususkan pada saat hari terbit namun terus berlanjut hingga hari kiamat.” Pengingkaran Ahlul Bid’ah tentang Kejadian Ini Seluruh riwayat ini menunjukkan bahwa kejadian ini pasti akan terjadi di akhir zaman. Dan tdk ada yg mengingkari kecuali dari kalangan ahlul bid’ah seperti Khawarij dan Mu’tazilah. Al-Qurthubi rahimahullahu berkata dlm Tafsir- setelah beliau menyebutkan hadits-hadits tentang tanda-tanda hari kiamat tersebut: “Ini semua telah didustakan oleh kaum Khawarij dan Mu’tazilah.” Lalu beliau menyebut atsar ‘Umar bin Al- Khaththab radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau berkata: “Wahai sekalian manusia sesungguh rajam itu benar mk janganlah kalian tertipu. Dan hujjah yg menunjukkan hal tersebut bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menegakkan rajam dan Abu Bakr pun telah merajam dan sesungguh kami pun telah melaksanakan rajam setelah mereka berdua. Dan akan muncul satu kaum dari kalangan umat ini yg akan mendustakan rajam mendustakan Dajjal mendustakan terbit matahari dari tempat terbenam mendustakan ada siksa kubur mendustakan syafaat mendustakan kaum yg keluar dari neraka setelah mereka hangus terbakar.” Ibnu Abdil Barr rahimahullahu juga berkata dlm kitab At-Tamhid setelah menyebutkan atsar ini: “Seluruh Khawarij dan Mu’tazilah mendustakan enam perkara ini. Sedangkan Ahlus Sunnah membenarkan dan merekalah al- jamaah serta hujjah membantah orang2 yg menyelisihi Ahlus Sunnah.” Pengingkaran Rasyid Ridha tentang Sujud Matahari di Bawah ‘Arsy Di antara orang2 yg mengingkari perkara ini adl Muhammad Rasyid Ridha. dlm tafsir Al-Manar dia berkata setelah menyebutkan hadits Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu tentang sujud matahari di bawah ‘Arsy: “Hadits ini diriwayatkan oleh dua Syaikh dari berbagai jalan dari Ibrahim bin Yazid bin Syarik dari Abu Dzar. Dan dia –walaupun di- tsiqah-kan oleh segolongan orang– adl mudallis. Al-Imam Ahmad rahimahullahu berkata: ‘Dia tdk bertemu Abu Dzar.’ Seperti yg dikatakan Ad- Daruquthni rahimahullahu: ‘Dia tdk mendengar dari Hafshah dan Aisyah dan tdk menjumpai zaman keduanya.’ Dan seperti yg disebutkan oleh Ibnul Madini rahimahullahu: ‘Dia tdk mendengar dari ‘Ali dan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Hal itu disebutkan dlm Tahdzib At- Tahdzib. Dan telah diriwayatkan selain riwayat ini dari para sahabat dgn cara ‘an’anah1 sehingga ada kemungkinan yg memberitakan kepada dari mereka adl orang yg tdk terpercaya. mk jika pada sebagian riwayat Shahihain dan kitab-kitab Sunan berpenyakit seperti ini ditambah lagi ada kemungkinan dimasuki kisah Israiliyat dan kekeliruan penukilan secara makna lalu bagaimana lagi dgn riwayat- riwayat yg ditinggalkan oleh dua Syaikh dan yg ditinggalkan oleh periwayat kitab-kitab Sunan?” Inilah perkataannya. Dan ini merupakan perkataan yg batil yg dijadikan senjata oleh ahlul bid’ah utk menolak hadits- hadits yg shahih yg datang dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta menolak apa yg telah menjadi keyakinan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Adapun jawaban terhadap syubhat Rasyid Ridha adl sebagai berikut: Pertama: dlm hadits tersebut tdk terdapat riwayat Ibrahim bin Yazid At-Taimi dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu. Namun yg benar adl riwayat Ibrahim bin Yazid At-Taimi dari ayah dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu. Dan ayah bernama Yazid bin Syarik At-Taimi Al-Kufi. Beliau meriwayatkan hadits secara langsung dari para shahabat di antaranya: ‘Umar bin Al- Khaththab ‘Ali bin Abi Thalib Abu Dzar Ibnu Mas’ud dan yg lain radhiyallahu ‘anhum. Beliau adl seorang perawi yg tsiqah. Kedua: dlm riwayat tersebut Ibrahim bin Yazid telah menyebutkan secara jelas bahwa beliau mendengarkan hadits secara langsung dari ayah tanpa perantara. Sebagaimana yg disebutkan dlm riwayat Muslim dia mengatakan: “Dari Ibrahim bin Yazid At-Taimi bahwa dia mendengar –sebagaimana yg aku ketahui– dari ayah dari Abu Dzar.” mk hilanglah persangkaan tuduhan tadlis dlm riwayat tersebut. Oleh krn itu para ulama Ahlus Sunnah terus menerima hadits ini tanpa ada penolakan dari mereka. Abu Sulaiman Al- Khaththabi rahimahullahu berkata ketika menjelaskan hadits Abu Dzar tersebut: “Pada perkataan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ‘Tempat menetap di bawah Arsy’ kita tdk mengingkari bahwa matahari memiliki tempat menetap di bawah ‘Arsy dari sisi yg kita tdk mampu menjangkau tdk bisa kita saksikan. Dan sesungguh bila kita dikabarkan tentang perkara ghaib mk kita tdk mendustakan dan tdk menanyakan bagaimana sebab ilmu kita tdk mampu menjangkaunya.” An-Nawawi rahimahullahu berkata: “Adapun tentang sujud matahari itu adl sebuah jangkauan ilmu yg Allah Subhanahu wa Ta’ala telah ciptakan padanya.” Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi kita sekalian dari penyimpangan yg menyesatkan. Wallahu a’lam bish-shawab. 1 Maksud adl periwayatan dgn lafadz ‘an yg berarti dari. Yakni dia tdk menjelaskan apakah dia mendengar langsung dari guru atau tidak

Misteri Lokasi Ya'judMa'jud

Banyak orang menyangka itulah tembok yang dibuat oleh Zulkarnain dalam surat Al-Kahfi. Dan yang disebut Ya-juj dan Ma-juj adalah bangsa Mongol dari Utara yang merusak dan menghancurkan negeri-negeri yang mereka taklukkan. Mari kita cermati kelanjutan surat Al Kahfi ayat 95-98 tentang itu. Zulkarnain memenuhi permintaan penduduk setempat untuk membuatkan tembok pembatas. Dia meminta bijih besi dicurahkan ke lembah antara dua bukit. Lalu minta api dinyalakan sampai besi mencair. Maka jadilah tembok logam yang licin tidak bisa dipanjat. Ada tiga hal yang berbeda antara Tembok Cina dan Tembok Zulkarnain. Pertama, tembok Cina terbuat dari batu- batu besar yang disusun, bukan dari besi. Kedua, tembok itu dibangun bertahap selama ratusan tahun oleh raja-raja Dinasti Han, Ming, dan seterusnya, sambung- menyambung. Ketiga, dalam Al- Kahfi: 86, ketika bertemu dengan suatu kaum di Barat, Allah berfirman, “Wahai Zulkarnain, terserah padamu apakah akan engkau siksa kaum itu atau engkau berikan kebaikan pada mereka.” Artinya, Zulkarnain mendapat wahyu langsung dari Tuhan, sedangkan raja-raja Cina itu tidak. Maka jelaslah bahwa tembok Cina bukan yang dimaksud dalam surat Al Kahfi. Jadi di manakan tembok Zulkarnain? Letak Perkiraan Tembok Besi Berada Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di pegunungan yang sangat tinggi dan sangat keras. Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam maupun Rusia, terletak di republik Georgia. Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah). Konon, Al-Watsiq pernah bermimpi tembok penghalang yang dibangun Iskandar Dzul Qarnain untuk memenjarakan Ya’juj-Ma’juj terbuka. Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu Sallam ditemani 50 orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al- Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar untuk penelitian ini. Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama- nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj-Ma’juj. 27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj dan Ma’juj tempo dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj- Ma’juj berada. Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj-Ma-juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter. Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al- Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938). Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya-juj-Ma-juj itu. Ya’juj-Ma’juj sendiri, menurut penuturan al-Syarif al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu, dan membunuh suku-suku lain. Mereka pembuat onar dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Macedonia. Iskandar kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi. Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al- Masih. Dalam Nuzhat al-Musytaq, al- Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya-juj-Ma-juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah. Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah, pegunungan Ya’juj-Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah- daerah Rusia.

Dajjal, Dabbah, Dan Ya'judDan Ma'jud

Soalan : Bersediakah anda memberikan penjelasan kepada kami tentang Dajjal, Dabbah, dan Ya'jud dan Ma'jud? Jawapan : Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Berikut ini akan diterangkan secara ringkas dari kitab dan sunnah yang sahih dari Nabi 'Alaihi Salam tentang keadaan tiga dari tanda- tanda kiamat besar yang akan terjadi di akhir zaman menjelang kiamat. DAJJAL: Seorang yang diciptakan Allah, yang akan keluar pada akhir zaman dengan membawa kemarahan, dia menebarkan kerosakan di bumi, mengaku sebagai Tuhan, mengajak manusia untuk beribadah kepadanya, menyebarkan fitnah kepada manusia dengan beberapa kelebihan yang Allah berikan kepadanya, seperti menurunkan hujan, menghidupkan bumi dengan tumbuhan dan mengeluarkan kekayaan bumi. Dia adalah pemuda yang merah, pendek, keriting rambutnya, cacay mata kanannya sedangkan mata kirinya ditumbuhi daging tebal di atasnya, di antara kedua matanya tertulis kalimat kafir (kaf fa ra), kebanyakan pengikutnya adalah Yahudi, dan matinya di tangan Nabi Isa bin Maryam yang membunuhnya dengan tombak pendek di negeri Lud negeri Palestin. YA'JUD dan MA'JUD: Adalah dua suku yang kafir dari turunan Adam, wajahnya lebar, matanya kecil, mereka dahulu mengadakan kerosakan di muka bumi, lalu Allah mengutus Zulkarnain, kemudian dia membuat tembok untuk menahan mereka, maka mereka terus- menerus menggali (menebuk) tembok itu sampai Allah mengizinkan mereka keluar pada akhir zaman setelah Isa membunuh Dajjal. Kemudian mereka keluar dengan jumlah yang banyak, lalau meminum air laut Tibriyah, dan mengadakan kerosakan di bumi yang tidak ada seorangpun mampu menghadapinya, lalu Nabi Isa dan orang-orang mukmin yang menyertainya menghalau ke gunung Thur sampai Allah membinasakan mereka dengan cacing- cacing yang memakan tengkuk-tengkuk mereka lalu Allah mengutus burung yang melempar bangkai mereka ke laut dan menurunkan hujan yang membersihkan bumi dari bau bangkai mereka. [Untuk lebih lanjut beserta dalilnya, silahkan baca kitab Asyratus Sa'ah karya Yusuf Al- Wabil (diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Tanda-Tanda Hari Kiamat, diterbitkan oleh Pustaka Mantiq Solo, pent.) dan kitab Al-Kiamat Al-Kubra karya Umar Al-Asyqar (diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Kiamat Besar diterbitkan oleh PT Serambi Ilmu Semesta)]. DABBAH: Adalah makhluk besar yang akan dikeluarkan oleh Allah di tengah kesesakan manusia, dia akan berbicara dan memberikan nasihat kepada mereka, mampu berfikir, berbicara dan menyebut manusia dengan sebutan dan tanda yang boleh membezakan antara mukmin dan kafir. Tugas seorang muslim adalah beriman dan percaya dengan keterangan dari Allah dan Rasul-Nya. Betapa banyak ciptaan Allah di alam ini yang aneh, asing dan ajaib yang menunjukkan kekuatan dan kekuasaan Allah 'Azza wa Jalla. Adapun tempat kembali orang yang ditanyakan, apakah dia dimaafkan kerana kebodohannya atau tidak dan bagaimana keadaannya pada hari kimat? Maka kita beriman bahwa urusannya terserah Allah. Wallahu a'lam.

Siapa dajjal dan apa tujuanyadi dunia

Dajjal adalah seorang manusia dariketurunan Yahudi. Dia bukan Jinatau apajua makhluk lain selain iasebagai manusia yg ditangguhkanajalnya “Minal Munzharin” sepertihalnya Nabi Isa as yg di angkat olehAllah swt ke atas langit danditangguhkan kematiannya sehinggabeliau nantinya turun semula keatas muka bumi ini lalu beliau akanmati dan di kuburkan di Madinah AlMunawwarah. Sama juga halnya dgnIblis yg di tangguhkan kematiannyasehingga kiamat nanti.Dajjal; ayahnya seorang yg tinggidan gemuk. Hidungnya seperti Paruhburung. Sedangkan Ibunya pulaseorang perempuan gemuk danbanyak dagingnya. MenurutImam AlBarzanji ada pendapat mengatakanbahawa asal keturunan bapanyaialah seorang Dukun Yahudi yg dikenali dgn “syaqq” manakala ibunyaadalah dari bangsa Jin. Ia hidup dizaman Nabi Sulaiman as danmempunyai hubungan denganmakhluk halus. Lalu oleh NabiSulaiman ia akhirnya ditangkap dandimasukkan ke dalam penjara. Walaubagaimanapun kelahiran dankehidupan masa keciltidak diketahuidgn jelas.Sifat Badannya:Hadis Huzaifah r.a katanya:Rasulullah s.a.w. telah bersabda ajjal ialah orang yang butamatanya sebelah kiri, lebat (panjang)rambutnya serta dia mempunyaiSyurga dan Neraka. Nerakanya itumerupakan Syurga dan Syurganyapula ialah Neraka (Hadis SahihMuslim)Ada beberapa ciri perawakan Dajjalyg disebutkan dalam HadisRasulullahsaw, diantaranya:Seorang yg kelihatannya masihmuda; Berbadan Besar dan agakkemerah-merahan; Rambutnyakerinting dan tebal. Kelihatan daribelakang seolah- olah dahan kayu ygrimbun.Dan tandanya yg paling ketara sekaliada dua ertama: Buta mata kirinyadan kelihatan seperti buah kismis ygkecut, manakala mata kanannyatertonjol keluar kehijau-hijauanberkelip-kelip laksana bintang. Jadikedua-dua matanya adalahcacat.Kedua: Tertulis didahinyatulisan “Kafir (Kaf-Fa-Ra)”. Tulisanini dapat dibaca oleh setiap org Islam,sama ada ia pandai membaca atautidak. Mengikut hadis riwayat At-Thabrani, kedua-dua tanda inimenjelma dalam diri Dajjal setelah iamengaku sebagai Tuhan. Adapunsebelum itu, kedua-dua tandaygterakhir ini belum ada pada dirinya.Tempat Tinggalnya Sekarang:Menurut riwayat yg sahih ygdisebutkan dlm kitab “ShahihMuslim”, bahawa Dajjal itu sudahwujud sejak beberapa lama. Iadirantai di sebuah pulau danditunggu oleh seekor binatang ygbernama “Al-Jassasah”. Terdapathadis mengenainya.. (tetapi terlalupanjang utk ditulis.. anda bolehmembaca terus dari buku). DaripadaHadis ini jelaslah bagi kita bahawaDajjal itu telah ada dan ia menunggumasa yg diizinkan oleh Allah swt utkkeluar menjelajah permukaan bumiini dan tempat “transitnya” itu ialahdisebelah Timur bukan di Barat.Berapa lama ia akan hidupsetelah kemunculannya ajjal akan hidup setelah iamemulakan cabarannya kepadaumat ini, selama empat puluh harisahaja. Namun begitu, haripertamanya adalah sama dgnsetahun dan hari kedua samadengan sebulan dan ketiga samadengan satuminggu dan hari-haribaki lagi sama seperti hari-hari biasa.Jadi keseluruhan masa Dajjalmembuat fitnah dan kerosakan ituialah 14 bulan dan 14 hari. DalamHadis riwayat Muslim ada disebutkan:Kami bertanya: “Wahai Rasulullah! Berapa lamakah ia akan tinggal dimuka bumi ini? Nabi saw, menjawab:Ia akan tinggal selama empat puluhhari. Hari yg pertama seperti setahundan hari berikutnya seperti sebulandan hari ketiga seperti seminggu.Kemudian hari yg masih tinggal lagi(yaitu 37 hari) adalah sama sepertihari kamu yg biasa. Lalu kamibertanya lagi: Wahai Rasulullah saw!Di hari yg panjang seperti setahunitu, apakah cukup bagi kami hanyasembahyang sehari sahaja (iaitu 5waktu sahaja). Nabi saw menjawab:Tidak cukup. Kamu mesti mengirahari itu dgn menentukan kadar ygbersesuaian bagi setiapsembahyang..”Maksud Sabdaan Rasulullah saw, iniialah supaya kita mengira jam ygberlalu pada hari itu. Bukanmengikut perjalanan matahariseperti biasanya kitalakukan.Misalnya sudah berlalu tujuh jamselepas sembahyang Subuh padahariitu maka masuklah waktusembahyang Zohor, maka hendaklahkita sembahyangZohor, dan apabilaia telah berlalu selepas sembahyangZohor itu tiga jam setengahmisalnya, maka masuklah waktuAsar, maka wajib kita sembahyangAsar Begitulah seterusnya waktuSembahyang Maghrib, Isyak danSubuh seterusnya hingga habis hariyg panjang itu sama panjangnya dgnmasa satu tahun dan bilangansembahyang pun pada sehari itusebanyak bilangan sembahyangsetahun yg kita lakukan. Begitu jugapada hari Kedua dan ketiga.Fitnah Dajjal ajjal telah diberi peluang oleh Allahswt utk menguji umat ini. Olehkerana itu, Allah memberikankepadanya beberapa kemampuan ygluar biasa. Di antara kemampuanDajjal ialah:Segala kesenangan hidup akanada bersama dengannya.Benda- benda beku akanmematuhinya.Sebelum kedatanganDajjal, dunia Islam akan diuji dahuluoleh Allah dgnkemarau panjangselama 3 tahun berturut-turut. Padatahun pertama hujan akan kurangsepertiga dari biasa dan pada tahunkedua akan kurang 2/3 dari biasadantahun ketiga hujan tidak akan turunlangsung. Umat akandilandakebuluran dan kekeringan. Disaat itu Dajjal akan munculmembawa ujian. Maka daerah manayg percaya Dajjal itu Tuhan, ia akanberkata pada awan: Hujanlah kamudi daerah ini! Lalu hujan punturunlah dan bumi menjadi subur.Begituj uga ekonomi, perdaganganakan menjadi makmur dan stabilpada org yg bersekutu dgn Dajjal.Manakala penduduk yg tidak mahubersukutu dgn Dajjal..mereka akantetap berada dlm kebuluran dankesusahan.Dan ada diriwayatkan penyokongDajjal akan memiliki segunung roti (makanan) sedangkan org yg tidakpercaya dengannya berada dalamkelaparan dan kebuluran.Dalam hal ini, para sahabatRasullullah s.a.w. bertanya:”Jadi apayg dimakan oleh org Islam ygberiman pada hari itu wahaiRasulullah?”Nabi menjawab:”Merekaakan merasa kenyang denganbertahlil, bertakbir, bertasbih danbertaubat. Jadi zikir-zikir itu yangakan menggantikan makanan.” H.RIbnu MajahAda bersamanya seumpamanyaSyurga dan Neraka i antara ujian Dajjal ialah kelihatanbersama dengannya seumpamasyurga dan neraka dan juga sungaiair dan sungai api. Dajjal akanmenggunakan kedua- duanya iniuntuk menguji iman org Islam keranahakikat yg benar adalah sebalik dariapa yg kelihatan. Apa yg dikatakanSyurga itu sebenarnya Nerakadanapa yg dikatakannya Neraka ituadalah Syurga.Kepantasan perjalanan danNegeri-Negeri yang tidak dapatdimasukinya:Kepantasan yg dimaksudkan ini tidakada pada kenderaan org dahulu.Kalauhari ini maka bolehlah kitamengatakan kepantasan itu sepertikepantasan jet-jet tempur ygdigunakan oleh tentera udara ataulebih pantas lagidaripada kenderaantersebut sehinggakan beribu- ribukilometer dapat ditempuhdalam satujam”… Kami bertanya: WahaiRasulullah! Bagaimana kepantasanperjalanannya diatas muka bumi ini?Nabi menjawab:” Kepantasanperjalanannya adalah sepertikepantasan “Al Ghaist” (hujanatauawan) yang dipukul oleh anginyang kencang.” H.R MuslimNamun demikian, Dajjal tetap tidakdapat memasuki dua Bandar suciumat Islam yaitu Makkah AlMukarramah dan Madinah AlMunawwarah.Bantuan Syaitan-Syaitan untukmemperkukuhkan kedudukannya:Syaitan juga akan bertungkus- lumusmembantu Dajjal. Bagi syaitan, inilahmasa yg terbaik utk menyesatkanlebih ramai lagi anak cucu Adam a.s.

Mengungkap Tanda-tandaAkhir Zaman

Bismillahirrahmanirahim ERAMUSLIM.COM-Ada tiga tanda fenomenal dari tanda-tanda Kiamat yang perlu diantisipasi dewasa ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Dua di antara ketiga tanda itu masuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi kadang dimasukkan ke dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda- tanda- tanda kecil Kiamat dengan tanda- tanda besar Kiamat. Tanda penghubung antara tanda- tanda kecil Kiamat dengan tanda- tanda besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda- tanda kecil Kiamat dengan tanda- tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda- tanda besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya. Banyak orang barangkali belum menyadari bahwa kondisi dunia dewasa ini ialah dalam kondisi dimana hampir segenap tanda- tanda kecil Kiamat yang diprediksikan oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah bermunculan semua. Coba perhatikan beberapa contoh tanda- tanda kecil Kiamat berikut ini: - Dan perceraian banyak terjadi - Dan banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) - Dan banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) - Dan masjid-masjid dibangun megah-megah - Dan berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak - Dan berbagai peralatan musik dimainkan - Dan berbagai jenis khamr diminum manusia - Dan perzinaan dilakukan terang- terangan - Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) - Dan orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) - Tersebarnya Pena (banyak buku - Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan - Penumpahan darah dianggap ringan - Makan riba (Al-hadist) Jadi kalau kita perhatikan, tanda-tanda di atas jelas sudah kita jumpai di zaman kita dewasa ini. Bahkan bila kita buka kitab para Ulama yang menghimpun hadits- hadits mengenai tanda-tanda kecil Kiamat, lalu kita baca satu per satu hadits-hadits tersebut hampir pasti setiap satu hadits selesai kita baca kita akan segera bergumam di dalam hati: “Wah, yang ini sudah..!” Hal ini akan selalu terjadi setiap habis kita baca satu hadits. Laa haula wa laa quwwata illa billah.... Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra- kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi. Rasulullah saw bersabda,“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar- manusia dan gempa- gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese- wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad) Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi tersebut ialah pertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan kedua, terjadinya gempa- gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar- manusia, baik yang bersifat antar- pribadi maupun antar- kelompok. Demikian pula dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya belakangan ini. Berarti kedatangan Imam Mahdi merupakan tanda Akhir Zaman yang jelas-jelas harus kita antisipasi dalam waktu dekat ini. Dan jika sudah terjadi berarti kitapun harus segera mempersiapkan diri untuk mematuhi perintah Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam yang berkaitan dengan kemunculan Imam Mahdi. Kita diperintahkan untuk segera berbai’at dan bergabung ke dalam barisannya sebab episode- episode berikutnya merupakan rangkaian perang yang dipimpin Imam Mahdi untuk menaklukkan negeri-negeri yang dipimpin oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya). “Ketika kalian melihatnya (Imam Mahdi) maka ber-bai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al- Mahdi.” (HR Ibnu Majah) Saudaraku, marilah kita bersiap- siap mengantisipasi kedatangan tanda-tanda Akhir Zaman yang sangat fenomenal ini. Karena kita sebagai manusia yang tidak sempurna hanya bisa menelaah dari setiap tanda-tanda yang Allah swt dan Rasulullah saw sabdakan,semua ini bisa lebih cepat atau mungkin lebih lama dari yang kita kira karena bagaimana pun hanya Allah swt yang mengetahui tentang kiamat,sedang tugas kita adalah menjawab pertanyaan ini, Siapkah diri kita menghadapi huru hara akhir zaman yang mungkin terjadi lebih cepat atau mungkin lebih lama yang kedatanganya secara tiba-tiba? wallahualam . Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan memperoleh satu dari dua kebaikan: ’Isy Kariman (hidup mulia di bawah naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb. Published bySyiar Muslim.

Perang Dunia 3,Rum, Dajjal dan Yajuj wa Majuj

keyword-
images Telah bersabda Rasulullah SAW, “Kamu akan berdamai dengan kaum Rum dalam keadaan aman, kemudian kamu dan mereka akan memerangi suatu musuh. Dan kamu akan mendapatkan kemenangan serta harta rampasan perang dengan selamat. ....” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah) Siapa kaum Rum? Ane dapet dr website Syehk Imran Hosein "Nabi Muhammad (SA) telah mengatakan bahwa 'Kamu akan bersekutu dengan Rum'. Rum dalam Al Qur'an mudah untuk diidentifikasi. Itu adalah 'Gereja Kristen Ortodoks Timur'; yang mendirikan Kekaisaran Bizantium dengan Konstantinopel sebagai ibukota. Rasulullah (SA) mengatakan 'Anda akan bersekutu dengan Rum'. Kekaisaran Bizantium telah menghilang hari ini, tapi 'Gereja Kristen Ortodoks Timur ' tidak. Jika kita ingin menemukan Rum, di mana 'Gereja Kristen Ortodoks Timur ' saat ini? Jawaban, markas besarnya sekarang berada di Rusia. Jika saya salah saya mengajak Anda untuk mengoreksi saya. Dan ketika Rasulullah (SA) mengatakan, 'Anda akan bersekutu dengan Rum ", jawaban saya adalah akan bersekutu dengan Rusia. .. " sambungan hadits diatas Telah bersabda Rasulullah SAW, “Kamu akan berdamai dengan kaum Rum dalam keadaan aman, kemudian kamu dan mereka akan memerangi suatu musuh. Dan kamu akan mendapatkan kemenangan serta harta rampasan perang dengan selamat. Kemudian kamu berangkat sehingga sampai ke sebuah padang rumput yang luas dan berbukit-bukit. Maka seorang laki-laki dari kaum salib mengangkat tanda salib seraya berkata, ‘Salib telah menang’. Maka marahlah seorang laki-laki dari kaum Muslimin kepadanya, lalu ia mendorongnya dan jatuh (meninggal). Pada waktu itu orang-orang Rum berkhianat, dan mereka berkumpul untuk memerangi kamu di bawah 80 bendera, dimana tiap-tiap bendera terdapat 12 ribu tentara.” ” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah) dari hadits diatas setalah berdamai akan ada konflik anatara Muslim vs Rum kemudian. 80 bendera dan tiap- tiap bendera 12 ribu tentara?? jumlah yang banyak. Tapi jika melihat penduduk Rusia beserta negera-negara bekas uni soviet dan penduduk china beserta korea utara bisa di katakan mencapai jumlah demikian. Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Abu Said al-Khudri dari Nabi saw bersabda, Allah Taala berfirman, “Wahai Adam.” Adam menjawab, “Aku penuhi panggilanMu dengan suka cita dan kebaikan berada di tanganMu.” Allah Taala berfirman, “Keluarkan rombongan neraka.” Adam bertanya, “Apa rombongan neraka?” Allah berfirman, “Sembilan ratus sembilan puluh sembilan dari tiap-tiap seribu.” Pada saat itu anak kecil beruban, wanita hamil meletakkan kehamilannya dan kamu melihat manusia mabuk dan mereka tidak mabuk akan tetapi azab Allah sangat keras. Mereka bertanya, “Ya Rasulullah, siapa dari kami yang menjadi satu itu?” Nabi saw menjawab,”Bergembiralah kalian, karena satu orang dari kalian, sementara seribu dari Ya’juj dan Ma’juj.” (Mukhtashar Shahih al-Bukhari no. 1342). Jumlah yang banyak! jika melihat sebuah hadits Ya’juj dan Ma’juj adalah turunan paman-paman dari Turki (yaitu bangsa-bangsa Cina, Rusia, Mongolia. Bermuka lebar, bermata sipit (kecil), berambut pirang (hitam keputih-putihan atau keruh seperti awan), seakan-akan wajah mereka adalah seperti meja yang bundar. Ciri-ciri mereka yang seperti itu telah diterangkan oleh Rasulullah saw dalam hadits marfu’ yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya dari Abu Harmalah dari bibinya. (source eramuslim) Russia dan China pernah bersekutu dengan Muslim ! kesimpulan pertama Yajuj dan Majuj identik Rum lalu bagaimana dengan Khazar? Rasulullah bersabda, “Ketika Isa dalam kondisi demikian, Allah mewahyukan kepada Isa bin Maryam, ‘Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba- hambaKu, tak seorang pun mampu memerangi mereka, maka bawalah hamba-hamba-Ku berlindung di At-Thur’. Lalu Allah mengeluarkan Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka mengalir dari segala penjuru. Rombongan pertama melewati danau Thabariyah dan meminum airnya. Rombongan terakhir menyusul sementara air danau telah mengering, mereka berkata, ‘Sepertinya dulu di sini pernah ada air’. Nabi Isa AS dan teman-temannya dikepung sehingga kepala sapi bagi mereka lebih berharga daripada 100 dinar, lalu Nabi Isa AS dan kawan-kawan berdoa kepada Allah. Lalu Allah mengirim ulat di leher mereka, maka mereka mati bergelimpangan seperti matinya jiwa yang satu. Kemudian Allah menurunkan Nabi Isa dan kawan-kawannya ke bumi, maka tidak ada sejengkal tempat pun di bumi kecuali dipenuhi oleh bau busuk mereka. Lalu Nabiyullah Isa AS dan teman- temannya berdoa kepada Allah, kemudian Allah menurunkan hujan deras yang mengguyur seluruh rumah, baik yang terbuat dari tanah atau kulit binatang. Hujan itu membasuh bumi sehingga ia seperti cermin yang berkilauan.” an-Nawas bin Sam’an di Shahih Muslim (Mukhtashar Shahih Muslim no. 2048) Jika Yajuj dan Majuj hanya merujuk ke bangsa Cina dan Turki bagaimana danau Thabariyah dan meminum airnya. Bukan kah danau tersebut ada di Israel? Disni lah poin Khazar tetap tidak bisa dilupakan. Khazar dan Turkis Bangsa Khazar bukan hanya menyatu menjadi Yahudi Eropa dan Yahudi Israel sekarang tapi juga Turkis ( paman-paman dari Turkis = Russia,China dan Mongol) Amin Muhammad Jamaludin didalam kitabnya “Umur Umat Islam” mengatakan bahwa mereka adalah keturunan Yaftits bin Nuh. Karena Nuh mempunyai tiga orang anak, yaitu Ham, yang menjadi nenek moyang orang Habsyi (Afrika). Anak kedua bernama Sam, yang menjadi nenek moyang bangsa Arab, Persia dan Romawi. Sedangkan anak ketiga bernama Yafits yang menjadi nenek moyang bangsa Turki. (sumber eramuslim) Hubungan Khazar dan Yafits Setelah memeluk Yudaisme, bangsa Khazar sendiri menelusuri asal-usul mereka kepada Kozar, anak dari Togarma. Togarma disebutkan dalam Kitab Suci Ibrani sebagai cucu Yafet. MURATTAL OLEH SYEKH MAHMUD AL SHEIMY ALBUM MAHER ZAIN 2012 FILM TENTANG REVOLUSI SURIAH Telah bersabda Rasulullah SAW, “Kamu akan berdamai dengan kaum Rum dalam keadaan aman, kemudian kamu dan mereka akan memerangi suatu musuh. Dan kamu akan mendapatkan kemenangan serta harta rampasan perang dengan selamat. ....” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Khutbah RasulullahSaw Tentang Dajjal

keyword-
imagesDari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: “Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh masalah Dajjal. Baginda telah bersabda: “Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi (angkatan) kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah SWT akan menjaga orang-orang mukmin. “Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan kepada kamu ciri- ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya. “Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai membaca atau buta huruf. “Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk. “Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab: “Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?” Orang Arab itu akan berkata: “Tentu.” Maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya: “Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu.” “Di antara tipu dayanya juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada orang ramai: “Lihatlah apa yang akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu bertanya: “Siapa Tuhanmu?” Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab: “Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah.” Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga.” Kata Rasulullah s.a.w lagi: “Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba- tiba tumbuh. Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak me- ngakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi. “Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam- tanaman mereka pun menjadi. “Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua- dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah. Dalam hadis yang lain, “di antara fitnah atau tipu daya yang dibawanya itu, Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun tidak turun di daerah mereka. Kemudian dia lalu di satu tempat mengajak mereka supaya beriman kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya menumbuhkan tumbuh- tumbuhannya. Maka mereka mudah mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur.” Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai.” Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w ada bersabda: “Bumi yang paling baik adalah Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah bergegar tiga kali. Orang- orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu. Itulah yang dikatakan hari pembersihan. Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi.” Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari Aisyah r.a. mengatakan: “Pernah satu hari Rasulullah s.a.w masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis. Melihat saya menangis beliau bertanya: “Mengapa menangis?” Saya menjawab: “Ya Rasulullah, engkau telah menceritakan Dajjal, maka saya takut mendengarnya.” Rasulullah s.a.w berkata: “Seandainya Dajjal datang pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat.” Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Dajjal muncul pada waktu orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agama. Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti hari biasa.” Ada yang bertanya: “Ya Rasulullah, tentang hari yang terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima waktu juga?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Ukurlah berapa jarak solat yang lima waktu itu.” Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata: “Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud menahannya?” Katanya sambil ditahannya matahari itu, sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau satu bulan. Setelah dia tunjukkan kehebatannya menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia: “Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu berjalan?” Mereka semua menjawab: “Ya, kami ingin.” Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan. Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda: “Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh. Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas’ud dan kemudian membunuh Dajjal itu.” Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal hampir semua penduduk dunia menjadi kafir, yakni beriman kepada Dajjal. Menurut ceritanya orang yang tetap dalam iman hanya tinggal 12,000 lelaki dan 7,000 kaum wanita. Wallahu A’lam.
Post a Comment